Rabu, 29 April 2020

Cinta versiku Perjuangan. jadi biarkan Aku berjuang dulu

Bahagiamu adalah lukaku.
Teruslah berbahagia , biar lukanya aku tabur.
Teruslah menjadi yang paling tidak peduli, aku tetap menunggumu.
Teruslah menjadi yang tak berperasaan, sebab rasaku seutuhnya masih milikmu.
Aku bukan bodoh. Aku bukan mengemis , hanya saja Aku Mencintaimu.
Cinta versiku Perjuangan , jadi biarlah Aku berjuang dulu. Hingga aku benar-benar lelah dan memilih Mati.

***

Minggu, 26 April 2020

April dan Lukanya Sendiri


Pergimu terasa sangat menyakitkan bahkan saat aku pura-pura umbarkan senyum. 
Aku berpura-pura menjadi yang paling bahagia atas kepergian itu. 
Aku berpura-pura menulis tentang aku yang paling bahagia setelah pergimu . Bahkan saat kamu berkata "Maafkan Aku."
Kupendam segala amarahku . Ku tanam  niatku. Kukuatkan hatiku.
Kemudian dengan tengan Aku menjawab "Santuy saja. Sebab mengingatmu saja aku lupa."
Terlalu munafik hanya saja itu cara terbaikku mencintaimu.

Minggu, 19 April 2020

Punya Hati. Jangan perlakukan perempuan seperti SAMPAH

Untuk yang pernah janji tapi berujung ingkar.
"Bidadari.. aku cinta kamu."
Adalah salah satu kalimat yang sering kamu lontarkan. Kamu memuji yang tak pantas dipuja sepertiku.
"Stop berhalusinasi.kamu hanya terobsesi. Cintamu itu layaknya es batu yang akan mencair menjadi air."
Kalimat penolakan paling jelas. Kalimat penenang paling berhikmah yang kukatakan dengan pasti.
Katamu"tidak. Aku mencintaimu dengan terlalu. Akan ku buktikan bahwa ada yang datang tapi bukan untuk pergi lagi."
Aku mencoba tertawa geli. Mencoba untuk tidak mengiyakan.
Semakin lama. 
Kamu berkekasih yang bukan Aku
Katamu "Maaf. Kamu terlalu lalai memberi kepastian."
Aku tersenyum sembari berkata:
"Tidak masalah . Hanya satu yang kuingin katakan .PUNYA HATI. JANGAN PERLAKUKAN PEREMPUAN SEPERTI SAMPAH.

Sabtu, 11 April 2020

Pergilah.

Ada diamku ..
Yang diam-diam mencintaimu...
Ada diamku..
Yang diam-diam memikirkanmu...
Ada diamku..
Yang diam-diam mendoakanmu.
Aku mencintaimu dalam diamku.
Aku diam-diam menanamkan rasaku padamu hingga tumbuh rimbun.
Maaf masih sering memikirkau tiba-tiba.
Hingga pada malam-malam yang sunyi Aku memaksa pencipta agar kamu mencintaiku kembali. Agar aku dirindukanmu kembali.  
Namun dengan teganya sebelum alunan itu kuaminkan Aku kau campakkan. 
Tuhan menjelaskan dengan cara terbaik bahwa kamu bukan yang terbaik untukku. 
Pergilah. Berpikirlah bahwa dunia akan berputar dan kamu akan merasakan hal yang sama .

Selasa, 07 April 2020

Pekat malam

Pekat malam

Beberapa hari belakangan ini malamku tidak seperti biasanya. Kejam. Menakutkan.
Padahal dulu kataku "aku benci keramain. Itu menganggu. Malam-malam yang sunyi dan hitam pekatnya kopi adalah bagian dari kenikmatan yang tak ada duanya." 
Karena bagian dari kesendianku adalah kesunyian yang kupakai untuk melamun tentangmu, Tentang kisah kita dan tentang bagaimana Aku menua denganmu. 
Hingga akhirnya malam itu langitku gelap. Bulan bintang meninggalkannya. Tepat seperti hatiku yang ditinggalkan oleh hatimu.
Aku mendapati kekosongan disana. Hitam pekatnya kenyataan mengalahkan pahitnya kopiku. 
Langitku menangis. Kumencoba mengatakan "ah aku kuat."
Kupejamkan mataku perlahan. Kunikmati rintiknya. 
Lalu semesta memaksaku mengingatmu.
Mengingat langkahmu yang bukan kearah kulagi.
Mengingat cintamu yang bukan untukku lagi.
Mengingat senyumanmu yang jelas bukan milikku lagi..

Senin, 06 April 2020

Postingan terakhir untuk mengindahkan masalalu 📑

Aku suka langit . 
Aku suka pantai dan kenangan-kenangan kita dahulu .
Aku rindu ombak yang menjadi objek saat kita saling diam-diaman . 
Aku rindu tawamu , gelagatmu yang benar-benar pekik mengalah pantai kala itu . 
Pasir dan segala yang ada menjadi saksi bisu tentang kenang-kenangan kita dahulu . 
Aku terus mengenang meski sebenarnya rumit dan sakit . 
Aku terus mengingat 
Saat kamu menggenggam jemariku sambil berbisik "tetaplah bersamaku selamanya "
Kita berlarian kesana kemari.  Kita sama-sama tertawa . Kita sama-sama membangun mimpi hingga akhirnya . 
Aku yang mencoba merawat mimpi-mimpi itu sendiri . 
Kita memang mengakhirinya secara baik-baik hanya saja , Aku tidak iklhas jika kamu harus belajar lupa . 
Lupa padaku. 
Lupa pada kisah kita.
Lupa pada semua tentang bulan kemarin. 
Meski "baguslah" adalah kata yang kulontarkan pada mereka jika kita dan kamu adalah yang dibahas.

Minggu, 05 April 2020

kepergian yang disengaja

Terimakasih banyak telah memilih pergi.
Berkatmu aku mengerti luka. Berkatmu Aku menjadi rapuh. Ternyata lebih sakit dari yang sering kubayangkan .
Barangkali pikirmu Aku tidak mencintaimu .
Nyatanya Aku mencintaimu dengan terlalu .
Tidak mengapa jika kini Aku kau anggap masalalu .
Ku akui . Aku yang terlambat. Aku terlambat jujur padamu . Aku tidak pandai menunjukkan bahwa Aku mencintaimu.

#Tertanda dari Aku yn pernah kau anggap segalanya.
YD

Sabtu, 04 April 2020

CatatanHati

Siganteng , pintar , kaya kosa kata. Meski sampul luarmu sederhana saja.
Kau terlihat biasa saja, tapi semakin kumenatap kearahmu dan menelusuri lebih dalam "Kau sempurna" .
Sajakmu diminati banyak orang. Puisimu terlalu menyentuh apalagi untuk orang patah sepertiku.
Tenang saja..
Meski aku bukan alasanmu menulis, Aku tetaplah pembaca setia tulisan* itu. Bahkan tulisanmu tentang dia pemilik hatimu .
Pujangga.
YD 🍂
Follow TentangRindu