Jumat, 08 Mei 2020

Mei dan Rindu


Kita sudah terlampau jauh .
Berucap kabar ataupun sekedar sapaan "Hai" tak pernah.
Kita menjadi yang paling asing. Meski rindu masih menjelma luka yan membunuh.
Kali ini jarak dan rindu benar-benar membawahmu pergi. Entah itu dari segala mimpi bahkan Lamunan tersurga yang pernah kudambakan.
Hingga kalimat "Semoga rindu tidak membunuhku dihatimu"menjadi obat penenang paling manjur untukku tetap cinta dan menunggumu kembali.

3 komentar: